Penelitian Terbaru: Bersepeda tidak Bikin Disfungsi Ereksi

Kabar gembira untuk para pria yang gemar bersepeda karena sebuah penelitian terbaru menyebutkan bersepeda tidak akan membuat para pria mengalami disfungsi ereksi. Sebelumnya, kesimpangsiuran informasi tentang sepeda bisa memicu disfungsi ereksi sudah berlangsung cukup lama. Sebagian mengatakan tidak, sebagian lainnya khawatir bersepeda akan mengganggu kesehatan alat reproduksinya. Hasil penelitian di Amerika Serikat itu menjelaskan kepada agen bola bahwa bersepeda tidak berdampak pada kesehatan alat reproduksi, tidak seperti kalau berenang atau bahkan olahraga lari. Dalam penelitian itu justru menemukan bahwa bersepeda dengan intensitas tinggi justru mempunyai kemampuan ereksi yang lebih baik ketimbang yang bersepeda hanya dengan intensitas rendah atau sedang.

Kabar tentang penelitian itu melegakan dan menggembirakan kaum pria yang selama ini kuatir bahwa kebiasaannya bersepeda akan membuatnya mengalami disfungsi ereksi akibat tekanan yang dialami alat reproduksinya saat bersepeda. Namun ada banyak hal lain yang perlu diketahui oleh pria tentang apa saja yang bisa mengganggu atau tidak terhadap kesehatan reproduksinya. Ada hal-hal yang bersifat eksternal dan internal yang bisa mengganggu kesuburan sperma kaum pria. Hal yang bersifat eksternal yang merugikan itu seperti kebiasaan mandi dengan air panas, menggunakan celana yang ketat, berat badan, merokok, mengkonsumsi narkoba dan alcohol, stress dan penggunaan steroid.Kekurangan gizi, terlalu sering kelelahan dan kurang olahraga juga mengakibatkan kesehatan reproduksi terganggu, seperti sperma yang tidak subur.

Disfungsi Ereksi

Untuk menghindari terjadinya disfungsi ereksi, maka kesehatan reproduksi harus dijaga. Nah, bicara menjaga tentang kesehatan reproduksi, menjadi tanggung jawab bersama antara suami dan istri. Tidak bisa hanya menyerahkan tanggung jawab itu hanya kepada istri atau kepada suami saja. Untuk kesehatan reproduksi pria, isteri bisa membantu dalam beberapa hal, seperti memastikan menu keluarga yang sehat dan mengingatkan suami bila melakukan hal-hal yang bisa merugikan kesehatan alat reproduksinya, seperti merokok atau minum alcohol. Begitu pula dengan suami yang harus menjamin hak perempuan akan kesehatan reproduksinya terjamin. Misalnya, suami memastikan istrinya bisa mendapat pelayanan KB dan pelayanan-pelayanan kesehatan lainnya dengan baik.

Selain aspek-aspek formal tadi, upaya menjaga kesehatan reproduksi bisa dilakukan dengan pola hidup sehat. Mengkonsumsi jenis makanan dan buah-buahan atau nutrisi tertentu bisa efektif mempersubur sperma atau kesehatan alat reproduksi secara lebih luas. Nutrisi yang harus dipastikan kita konsumsi seperti vitamin C, B, E, zat besi, kalsium, zincdan selenium. Pada saat yang sama seperti sewaktu bermain judi bola, ada beberapa yang harus dihindari, kafein, gula, jenis karbohidrat tertentu dan makanan yang mengandung lemak berlebih. Ditambah dengan olahraga yang teratur, disfungsi ereksi dan kesehatan reproduksi pada umumnya akan lebih terjaga. Di luar itu semua, menjaga kesehatan alat reproduksi atau organ intim itu sendiri secara langsung juga sangat berperan penting dalam upaya menyehatkan alat reproduksi. Untuk menghindari salah kaprah tentang pemeliharaan kesehatan reproduksi, sering-seringlah konsultasi ke pusat-pusat kesehatan masyarakat. Terutama bila menghadapi kesimpangsiuran informasi seperti para pria yang sering bersepeda, yang kuatir akan mengalami disfungsi ereksi karenanya.

Leave a Reply